.....bila iman sepejal karang. seteguh gunung tamparan ujian., sehebat mana, ditapis halus dalam lensa hukum Ilahi.. terus faham makna ujian, makna kesementaraan dan hati digamit rindu syurgawi dan menggelegak gerun bahang siksa abadi.
Duhai segala aku, kembalilah sujud kepada Rob...belai pandukan gelojak nafsu , tulikan bisik rayu syaitan terlaknat,meniti sunnah Nabi, lengkapkan hukum wahyu memayungi horizon diri...oh.peria, luaskan ufuk akalmu...tinggalkan tempik sorak sorai kepalsuan...jadilah perindu kota asalmu..di sini hanya fatamorgana segala...ya, manisnya madu, tapi lihatlah pada waktu menggigit usia tanpa lesu, rahang maut setia meragut mangsa..kau pria pilihan Ilahi, makmurkan bumi dengan siraman.hidayah..juga kalian ada dalam pujian sabda junjungan..bangunlah! tinggalkan senda gurau..sebelum menjengah sesalan abadi..terlerai janji taubat;;ruang ini masih terbuka luas...kembalilah sebelum dikembalikan....
Kerah seluruh warga, sirami diri dengan wangian taubat..meski setitis terpadam jahanam..sedang aliran airmata darah di sana membunuh segala makna...sirna segala kepalsuan .dengarilah suara si kafir,,alangkah baiknya kalau kami menjadi.tanah.oh...aduHHHHHHHHHHHHHH..kembalikanlah kami ke dunia..meski setempuh ucapan tasbih...kami nak beramal soleh...
Tiada ulasan:
Catat Ulasan